Pasang Iklan Loker

Pasang Iklan Loker

Tips Jitu Pasang Iklan Loker Yang Menarik

Pasang Iklan Loker –  6 Tips Membuat Iklan Lowongan Kerja yang Dapat Menarik Banyak Orang. Sebuah perusahaan yang berkembang pesat pastilah membutuhkan tambahan berupa tenaga kerja baru agar dapat mengatasi seluruh kegiatan di perusahaan, sehingga permintaan dari klien maupun pelanggan dapat terpenuhi dengan baik. Anda sebagai HRD pasti akan disibukkan dengan proses recruitmen dari tenaga kerja yang baru ini, termasuk dalam pembuatan iklan lowongan pekerjaan. Sebagai karyawan yang bekerja di dalam divisi HRD, sudah tugas Anda untuk mengurus segala hal terkait open recruitmen tenaga kerja baru, termasuk membuat iklan loker.

Sebagian besar proses recruitmen selalu melelahkan karena banyaknya orang yang mengirim surat lamaran pekerjaan ketika mereka pasang iklan loker di media, namun banyak sekali dari pelamar ini tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Nah, untuk mengurangi kejadian seperti itu, Anda harus membuat iklan loker yang menarik dan tepat sasaran untuk perusahaan. Iklan loker yang menarik juga membuat Anda dinilai kompeten dalam bekerja oleh atasan.

Pasang Iklan Loker

pasang iklan loker

Nah, berikut ini akan dijelaskan 6 tips membuat iklan loker yang dapat menarik banyak orang dan tepat sasaran.

Deskripsi Pekerjaan

Deskripsi pekerjaan yang jelas akan memudahkan calon pelamar untuk melamar pekerjaan tersebut atau tidak pada deskripsi pasang iklan loker yang Anda tayangkan. Hal ini juga untuk meminimalisir para pelamar yang tidak berkualifikasi, sehingga mengurangi pekerjaan Anda dalam proses penyaringan surat dari pelamar.

Kriteria dan Syarat

pasang iklan loker

Poin ketiga dari tips membuat iklan loker ini adalah yang paling penting dan harus jelas. Buatlah poin-poin terkait kriteria dan syarat yang dibutuhkan oleh perusahaan. Misalnya terkait jenjang pendidikan terakhir, skill yang harus dimiliki, umur maksimal, dll. Berikanlah syarat yang tak terlalu sulit, namun tetap memenuhi kriteria.

Lokasi Penempatan Kerja

Tips membuat iklan loker yang berikutnya adalah mengenai lokasi penempatan kerja. Banyak kasus mengenai orang yang resign atau mengundurkan diri dari suatu perusahaan, padahal dia baru bekerja selama 1 tahun. Hal tersebut dikarenakan oleh lokasi penempatan kerja yang tidak jelas.

Ketika Anda mencantumkan lokasi kerja, maka pelamar dapat menghitung berapa besar biaya transportasi dan waktu yang mereka keluarkan untuk berangkat bekerja ke perusahaan tiap harinya.

Berikan Fasilitas dari Kantor

Jika perusahaan tempat Anda bekerja memberikan fasilitas lebih berupa alat transportasi, tunjangan keluarga, asuransi kesehatan, dll dapat Anda cantumkan pada iklan lowongan kerja yang berguna untuk menarik para pelamar. Iklan loker yang menarik salah satunya dilihat dari adanya fasilitas lebih tersebut.

Cantumkan Kisaran Gaji yang Didapat

pasang iklan loker

Untuk membuat iklan loker yang menarik, cantumkanlah kisaran gaji yang akan diterima oleh pelamar tiap bulannya. Disadari atau tidak, tapi gaji merupakan daya tarik utama seseorang untuk melamar pekerjaan. Berikanlah kisaran gaji sesuai UMR kalau bisa lebih dari UMR, tetapi masih masuk akal, untuk menghindari persepsi orang lain bahwa perusahaan tempat Anda bekerja adalah tempat penipuan.

Pasang Iklan Loker di Berbagai tempat

Jaman sekarang pasang iklan loker tak hanya di media cetak, karena media elektronik pun kini bisa dimanfaatkan untuk memasang iklan loker. Pasanglah iklan iklan di berbagai media agar peluang calon pelamar untuk membaca iklan tersebut semakin besar. Ada berbagai media yang menerima pasang iklan loker gratis, namun hal ini terkadang menjadikan Anda mendapatkan dampak yang berbeda-beda, namun tetap sesuai dengan kategori iklan yang ditargetkan, ketika Anda mencari seorang pegawai profesional dan memiliki skill, pertimbangkan untuk memilih media elektronik yang tepat.

Setelah mengaplikasikan semua tips yang telah dijelaskan tersebut, jangan lupa ada 2 hal wajib yang harus Anda berikan yakni alamat kantor dan nomor telepon. Kedua informasi tersebut berfungsi untuk menghubungkan antara calon pelamar dengan perusahaan. Alamat kantor untuk mengirimkan surat lamaran dari para pelamar, sedangkan nomor telepon untuk menghubungi perusahaan Anda, misal ada yang kurang mengerti terkait syarat atau untuk bertanya apakah lowongan tersebut masih berlaku atau tidak. Silakan mencoba, semoga sukses.